Logo Bloomberg Technoz

Dari domestik, penjualan ritel Indonesia tumbuh 5,7% YoY pada Januari 2026, lebih tinggi dari 3,5% YoY pada Desember 2025.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji resistance 7.500. Jika berhasil ditembus, penguatan dapat berlanjut menuju 7.580-7.700," mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INDY, ARCI, dan NCKL.

Sedangkan Phintraco Sekuritas menilai, IHSG rebound dari koreksi tajam sehari sebelumnya, yang dipicu oleh koreksi harga minyak mentah, penguatan indeks bursa Wall Street dan Asia, serta technical rebound

Secara teknikal, Stochastic RSI masih berada di area oversold, tetapi belum mengindikasikan terjadinya reversal. Pembentukan histogram negatif MACD juga masih berlanjut. IHSG masih ditutup di bawah level MA-5. 

“Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways di kisaran 7.400-7.550. Jika IHSG dapat bertahan di atas level 7.500, maka terbuka peluang rebound lanjutan menguji level 7.600,” mengutip paparan Phintraco.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah INKP, ASII, INDY, MBMA, dan TINS.

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya mayoritas bursa Wall Street, terkoreksinya harga komoditas energi, dan cukup besarnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.  Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas mineral logam dan meredanya kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.375-7,310 dan resistance 7.510-7.575,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi ANTM, PSAB, BRMS, TINS, ADRO, dan UNVR.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguat, didorong oleh: harga minyak yang lebih terkendali, serta kembali menguatnya rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas adalah PSAB, PWON, RAJA.

(fad)

No more pages