Bahlil menegaskan kapasitas cadangan minyak mentah Indonesia saat ini hanya cukup untuk 25 hari, dengan begitu pemerintah berencana membangun tangki penyimpanan minyak mentah tambahan untuk meningkatkan stok BBM nasional.
Lantas, bagaimana kondisi cadangan BBM negara Asia Tenggara ketika jalur perdagangan migas dunia tersebut ditutup?
Filipina
Menurut Departemen Energi Filipina, data per Maret 2026, cadangan BBM nasional tercatat sebesar 51,5 hari.
Kemudian, solar sebesar 50,5 hari, minyak tanah sebesar 67,5 hari, avtur sebesar 58 hari, dan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) sebesar 29 hari.
Pemerintah Filipina memastikan cadangan minyak dalam kondisi yang yang cukup untuk bertahan hampir dua bulan meskipun konflik di Timur Tengah semakin memanas.
“Cadangan kita sekitar 50 hingga 60 hari untuk bensin, minyak bakar, dan kerosin. Kita aman untuk periode tersebut,” kata Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr, dalam konferensi pers, awal pekan ini.
Thailand
Mengutip The Government Public Relations Department Thailand, negara ini diklaim memiliki cadangan minyak mentah dan BBM yang cukup—sekitar 60 hari pasokan. Kementerian Energi Thailand mengklaim keamanan energi Thailand tetap stabil di tengah kondisi panasnya Timur Tengah.
Pemerintah Thailand juga menyiapkan dana bahan bakar atau fuel fund untuk meredam fluktuasi harga jangka pendek.
Meskipun harga minyak global mengalami kenaikan moderat, pasokan secara keseluruhan tetap memadai, dan otoritas siap untuk memastikan sumber alternatif, jika diperlukan.
Myanmar
Bloomberg News melaporkan Myanmar memiliki cadangan sekitar 60 juta galon bensin dan hampir 70 juta galon solar, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional selama sekitar 40 hari, menurut juru bicara junta militer Myanmar.
Di sisi lain, konsumsi bahan bakar harian Myanmar mencapai sekitar 3,2 juta galon.
Akan tetapi, junta militer Myanmar memberlakukan pembatasan kendaraan pribadi mulai akhir pekan lalu, menyusul gangguan pada jalur perdagangan migas di Timur Tengah.
Mobil pribadi dan sepeda motor — kecuali kendaraan listrik — hanya akan diizinkan beroperasi di jalan raya setiap dua hari sekali berdasarkan nomor plat kendaraan mereka.
Plat nomor genap beroperasi di tanggal genap, dan plat nomor ganjil di tanggal ganjil, menurut keputusan Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional (NDSC).
Vietnam
Berdasarkan catatan Asia Pacific Energy Research Centre (APERC), total kapasitas stok minyak mentah dan BBM mencapai sekitar 56 hari impor bersih.
Jumlah tersebut terdiri dari stok komersial sekitar 34 hari, stok operasional kilang 16 hari di fasilitas seperti Dung Quat Refinery dan Nghi Son Refinery, serta cadangan nasional pemerintah khusus untuk produk olahan minyak sekitar 6 hari.
Singapura
Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), Singapura mewajibkan perusahaan pembangkit listrik (power companies) untuk menjaga stok produk minyak sebanyak 90 hari.
Malaysia
Berdasarkan data IEA, Malaysia mewajibkan perusahaan minyak nasional untuk memelihara cadangan operasional minyak selama 30 hari.
Brunei
Menurut catatan IEA, Brunei menetapkan kewajiban cadangan operasional sebesar 31 hari yang dikhususkan untuk fasilitas kilang minyak.
Laos
IEA melaporkan, Laos menerapkan dua lapisan kewajiban stok; perusahaan pengimpor minyak wajib memiliki cadangan selama 21 hari dan pihak distributor diwajibkan menjaga stok selama 10 hari.
Timor Leste
Mengutip situs perusahaan minyak nasional Timor-Leste, TIMOR GAP, perusahaan tersebut bersama pemerintah berencana membangun terminal impor BBM untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 90 hari cadangan petroleum strategis serta tambahan 30 hari stok komersial, sehingga total kapasitas penyimpanan dapat mencapai sekitar 120 hari pasokan BBM.
(azr/wdh)






























