Logo Bloomberg Technoz

Menyusul komentar Bessent mengenai kenaikan tarif tersebut, kontrak berjangka (futures) saham AS langsung menghapus penguatan. Kontrak S&P 500 turun sekitar 0,1% pada pukul 07:49 pagi waktu New York, padahal sebelumnya sempat menguat hingga 0,4%.

Di sisi lain, Menkeu AS ini meremehkan risiko pasar minyak akibat perang AS-Israel melawan Iran. Ia menegaskan bahwa pasokan global masih melimpah dan pemerintahan Trump akan mengambil langkah-langkah untuk mendukung sektor tersebut.

Pasar Minyak

“Saya mendorong semua pihak untuk tidak terpengaruh oleh kebisingan situasi ini dan melihat ke mana arah pasar minyak mentah setelah ini — pasar minyak mentah saat ini memiliki pasokan yang sangat cukup,” kata Bessent. “Ada ratusan juta barel minyak yang berada di laut di luar kawasan Teluk. Namun yang lebih penting, kami akan segera membuat sejumlah pengumuman.”

Ia merujuk pada rencana pemerintah AS yang telah diumumkan sebelumnya untuk menawarkan asuransi bagi kapal kargo minyak serta pengerahan Angkatan Laut AS guna menjamin jalur aman melewati Selat Hormuz.

Bessent juga menyoroti kerentanan China terhadap terhentinya pengiriman minyak dari Teluk Persia, mengingat lebih dari 50% kebutuhan energi mereka berasal dari wilayah tersebut. "Mereka kemungkinan telah membeli 95% minyak mentah Iran. Jelas, pasokan itu sekarang tertahan."

Saat ditanya mengenai komentar Trump pada hari Selasa yang mengisyaratkan embargo perdagangan dengan Spanyol, Bessent menyatakan bahwa hal tersebut akan menjadi "upaya gabungan." Namun, ia tidak memberikan komentar spesifik mengenai apakah sanksi tersebut benar-benar akan diberlakukan.

(bbn)

No more pages