Jika teknik belum optimal dan intensitas bermain terlalu tinggi, tekanan yang terus-menerus dapat memicu peradangan. Inilah mengapa pemain pemula lebih rentan mengalaminya.
Cara Mencegah Cedera Siku Saat Bermain Padel
Mencegah cedera bukan sekadar menghindari rasa sakit, tetapi juga menjaga konsistensi dan performa dalam jangka panjang. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.
1. Pilih Raket yang Tepat
Perlengkapan yang kurang sesuai dapat meningkatkan tekanan pada siku. Oleh karena itu:
-
Pilih raket dengan balance rendah dan berat yang sesuai kemampuan. Raket yang terlalu berat atau bertumpu di kepala (head-heavy) cenderung memberi beban lebih besar pada lengan.
-
Gunakan ukuran grip yang pas dengan tangan Anda. Grip terlalu kecil membuat Anda mencengkeram lebih keras, sehingga otot lengan bawah bekerja berlebihan.
Pemilihan raket yang tepat membantu mengurangi getaran dan tekanan berlebih pada sendi siku.
2. Gunakan Teknik Pukulan yang Benar
Kesalahan umum pemula adalah terlalu mengandalkan pergelangan tangan saat memukul bola. Padahal, teknik yang benar seharusnya melibatkan rotasi tubuh secara keseluruhan.
Gunakan tenaga dari bahu dan otot inti (core), bukan hanya dari lengan bawah. Dengan distribusi tenaga yang lebih merata, tekanan pada siku bisa berkurang signifikan.
Jika memungkinkan, ikuti sesi latihan dengan pelatih untuk memastikan teknik dasar seperti forehand dan backhand dilakukan dengan benar sejak awal.
3. Lakukan Pemanasan dan Peregangan
Pemanasan sebelum bermain sangat penting. Luangkan waktu sekitar 10–15 menit untuk mengaktifkan otot dan sendi.
Beberapa gerakan yang bisa dilakukan antara lain:
-
Wrist rolls atau putaran pergelangan tangan
-
Peregangan otot lengan bawah
-
Ayunan raket ringan secara bertahap
Pemanasan membantu meningkatkan elastisitas tendon dan mempersiapkan tubuh menerima beban saat pertandingan.
4. Latihan Penguatan Otot Pendukung
Selain teknik, kekuatan otot juga berperan penting dalam mencegah cedera. Latih otot lengan bawah, pergelangan tangan, dan bahu secara rutin.
Contoh latihan sederhana:
-
Wrist curls menggunakan beban ringan
-
Latihan resistance band
-
Gerakan penguatan bahu dan stabilisasi core
Otot yang lebih kuat akan menopang sendi siku dengan lebih baik dan mengurangi risiko peradangan.
5. Dengarkan Sinyal dari Tubuh
Nyeri ringan setelah bermain mungkin masih tergolong normal, terutama jika Anda baru mulai berlatih. Namun, jika rasa sakit menetap di area siku dan lengan bawah, jangan abaikan.
Segera kurangi intensitas bermain dan beri waktu istirahat pada lengan. Mengabaikan rasa nyeri justru dapat memperparah kondisi dan memperpanjang waktu pemulihan.
Istirahat yang cukup adalah bagian penting dari proses latihan.
6. Gunakan Aksesori Pendukung
Beberapa pemain memilih menggunakan grip anti-vibrasi atau strap siku untuk membantu meredam getaran saat bola mengenai raket.
Aksesori ini memang bukan solusi utama, tetapi dapat membantu mengurangi tekanan berlebih dan memberikan kenyamanan tambahan selama bermain.
Pastikan penggunaannya tetap dibarengi teknik yang benar dan latihan yang seimbang.
Bermain Aman agar Performa Tetap Optimal
Mencegah tennis elbow saat bermain padel bukan soal satu trik instan. Dibutuhkan kombinasi antara perlengkapan yang tepat, teknik yang benar, latihan penguatan, serta kesadaran terhadap kondisi tubuh.
Dengan pendekatan yang konsisten, risiko cedera dapat ditekan seminimal mungkin. Anda pun bisa menikmati permainan tanpa terganggu rasa nyeri yang menghambat performa.
(seo)



























