Pasar merespons positif langkah disiplin finansial Netflix. Saham perusahaan streaming ini melonjak lebih dari 13% dalam perdagangan setelah jam bursa. Sebaliknya, saham Warner Bros justru merosot karena investor tidak lagi mengharapkan adanya perang tawar-menawar (bidding war), sementara saham Paramount cenderung stabil.
Sebelumnya, Netflix telah menandatangani kesepakatan senilai US$82,7 miliar pada Desember lalu. Namun, tawaran balasan yang terus diajukan oleh Paramount membuat proses lelang tetap terbuka. Pada Kamis malam, dewan direksi Warner Bros. akhirnya menetapkan tawaran Paramount sebesar US$31 per saham sebagai tawaran yang lebih unggul.
“Saya sangat bangga dengan proses ketat yang dijalankan dewan selama lima setengah bulan terakhir yang membawa kita ke ambang penggabungan dua perusahaan bersejarah ini dan antusiasme yang akan dibawanya bagi penonton selama bertahun-tahun ke depan,” kata Ketua Warner Bros. Samuel A. Di Piazza Jr. dalam pernyataan.
Keputusan Netflix untuk tidak menaikkan penawaran “membuka jalan bagi pemegang saham untuk menerima lebih banyak uang tunai secara signifikan dan jalur yang benar-benar layak menuju persetujuan pemerintah,” kata Ancora Holdings Group, investor aktivis di Warner Bros., dalam pernyataannya. “Ini adalah situasi saling menguntungkan bagi pemegang saham dan industri.”
Perebutan akuisisi ini berlangsung sengit, baik di Hollywood maupun di Washington. Co-Chief Executive Officer Netflix, Ted Sarandos, dan CEO Paramount, David Ellison, sama-sama melakukan kunjungan ke ibu kota AS pekan ini untuk bertemu dengan para anggota parlemen.
Sarandos menghabiskan sekitar satu jam pada Kamis bersama pejabat pemerintahan Trump.
“Saya tidak berbicara kepada pers hari ini,” ujarnya saat meninggalkan Gedung Putih.
Ellison menghadiri pidato kenegaraan Presiden Donald Trump pada Selasa sebagai tamu Senator Republik Lindsey Graham dari South Carolina. Graham juga terlihat berada di Gedung Putih pada Kamis.
Paramount diperkirakan masih akan menghadapi pengawasan ketat atas kesepakatan tersebut. Komite Kehakiman Senat AS telah menjadwalkan sidang pada 4 Maret untuk kembali menelaah penjualan Warner Bros., setelah sidang sebelumnya digelar awal bulan ini. Senator Demokrat Cory Booker dari New Jersey kembali mengundang Ellison untuk hadir.
Senator Demokrat dari Massachusetts, Elizabeth Warren, juga menyoroti kesepakatan Paramount tersebut. “Merger Paramount Skydance-Warner Bros. adalah bencana antimonopoli yang mengancam harga lebih tinggi dan pilihan yang lebih sedikit bagi keluarga Amerika,” katanya dalam pernyataan. “Segelintir miliarder yang selaras dengan Trump mencoba menguasai apa yang Anda tonton dan membebankan harga sesuka hati mereka.”
Netflix, sebagai pelopor televisi daring, telah membangun bisnis yang menguntungkan dengan lebih dari 325 juta pelanggan di seluruh dunia yang membayar langganan bulanan untuk menonton film dan serialnya.
Produsen film dan televisi tradisional seperti Paramount dan Warner Bros. juga meluncurkan layanan streaming mereka sendiri, namun belum memiliki basis pelanggan sebesar para pesaingnya, di tengah penurunan jumlah penonton dan pengiklan di jaringan televisi konvensional mereka.
Penawaran Paramount mencakup jaringan televisi kabel Warner Bros. seperti CNN dan TNT. Perusahaan tersebut memulai proses penawaran dengan proposal privat pada September, hanya sebulan setelah Ellison menyelesaikan merger Skydance Media dengan Paramount, yang memberinya kendali atas studio film Paramount, layanan streaming, serta jaringan televisi seperti CBS dan MTV.
Warner Bros. mulai meminta penawaran pada Oktober sebelum memfinalisasi kesepakatan dengan Netflix pada Desember.
Setelah tampak kalah dalam persaingan, Paramount meluncurkan strategi multi-arah untuk kembali masuk ke arena. Perusahaan memulai tender offer atas saham Warner Bros. dan mengancam akan melakukan proxy fight dalam rapat umum tahunan berikutnya. Paramount juga melobi regulator dan politisi, termasuk Trump, dengan Ellison beberapa kali melakukan perjalanan ke Washington untuk menyampaikan argumennya.
Paramount melakukan penyesuaian terhadap syarat penawarannya setelah berulang kali ditolak oleh Warner Bros. Di antaranya adalah jaminan pribadi atas ekuitas senilai US$45,7 miliar dari sebuah perwalian yang dibentuk oleh ayah Ellison, Chairman Oracle Corp. Larry Ellison, salah satu orang terkaya di dunia dan sekutu Trump.
Paramount juga berjanji memberikan US$2,8 miliar kepada Warner Bros. untuk membayar kompensasi kepada Netflix atas pembatalan kesepakatan mereka, serta membayar US$7 miliar kepada Warner Bros. jika kesepakatan tersebut gagal memperoleh persetujuan regulator yang diperlukan.
Pada Kamis, Paramount menyatakan telah mengamankan komitmen pembiayaan utang sebesar US$57,5 miliar untuk mendanai transaksi tersebut, yang disediakan oleh Bank of America Corp, Citigroup Inc, dan Apollo Global Management Inc. Sebelumnya, ketiga lembaga itu telah berkomitmen menyediakan US$54 miliar.
(bbn)






























