Logo Bloomberg Technoz

Ia menambahkan bahwa kondisi Indonesia masih belum sempurna. Masih terdapat temuan titik lemah yang tengah pemerintah perbaiki. Secara terbuka Prabowo menyebut persoalan korupsi, tata kelola, juga kinerja institusi. Belum lagi adalah aktivitas ekonomi perkebunan yang menyerobot kawasan hutan lindung.

“Banyak aktivitas ekonomi ilegal, mulai dari penambangan penangkapan ikan...Ini adalah masalah yang sudah lama ada, tetapi saya memilih menghadapinya secara langsung.” Prabowo mengeklaim akan berupaya mengembalikan keuntungan ekonomi ke negara dan untuk dinikmati seluruh rakyat.

“Saya tak akan menyerahkan kedaulatan pemerintah Indonesia kepada kartel ilegal yang terus-menerus jadi penyebab kerugian pendapatan yang seharusnya diterima oleh pemerintah dan rakyat Indonesia. Kami menghitung kerugian akibat tata kelola yang lemah dan pengelolaan ekonomi yang buruk sebagai kerugian yang sangat besar,” tutur dia.

Klaim yang disampaikan Prabowo lainnya adalah bahwa pemerintahannya mampu menghemat anggaran US$18 miliar dari pos biaya yang tidak efisien, seperti penyelenggaraan seremoni yang menghabiskan banyak uang.

“Setiap kementerian memiliki peringatan ulang tahun. Setiap pemerintah provinsi memiliki peringatan ulang tahun. Setiap kabupaten atau distrik memiliki peringatan ulang tahun. Dan bayangkan berapa ratus upacara yang kita adakan setiap minggu, setiap bulan, di seluruh Indonesia?” jelas Prabowo.

Setiap anggaran negara, lanjut Prabowo, harus dialokasikan secara rasional meski rencana tersebut kerap diganggu oleh beragam protes. “Tapi saya pikir ini mungkin kali pertama dalam sejarah dunia, demonstrasi melawan efisiensi pemerintah. Saya tidak tahu siapa yang membiayai demonstrasi-demonstrasi itu, tapi jujur saja, itu cukup menyedihkan.”

-Dengan asistensi Whery Enggo Prayogi.

(lav)

No more pages