Logo Bloomberg Technoz

Prabowo: RI Butuh Mitra AS untuk Industrialisasi

Redaksi
19 February 2026 13:58

Pertemuan Perdana Board of Peace Presiden Prabowo untuk Upayakan Perdamaian di Gaza (Dok. BPMI Setpres)
Pertemuan Perdana Board of Peace Presiden Prabowo untuk Upayakan Perdamaian di Gaza (Dok. BPMI Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan menandatangani perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dalam kunjungannya ke AS pada Kamis (19/2) waktu setempat.

Dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington D.C. pada Rabu (18/2) waktu setempat, Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk mempererat kerja sama dengan AS. Perjanjian tersebut akan memberikan kepastian bagi para pelaku usaha kedua negara.

"Saya berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Saya pikir ini adalah perjanjian yang sangat signifikan bagi pelaku usaha dan investor dari kedua negara, serta bagi kawasan Pasifik yang lebih luas. Ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk terus memperdalam kerja sama ekonomi, memperkuat akses pasar, dan menciptakan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha," ujar Prabowo.


Prabowo pun mengajak para pengusaha AS untuk bermitra serius dengan Indonesia. Indonesia membutuhkan mitra dalam upaya modernisasi dan industrialisasi.

"Kita mencari mitra yang serius dan berjangka panjang, mitra yang akan bekerja bersama kita, menumbuhkan ekonomi bersama, dan saling menguntungkan. Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dalam upaya berkelanjutan kami untuk modernisasi dan industrialisasi negara saya," ujarnya.