Logo Bloomberg Technoz

Badai Salju Hantam Eropa Utara

Redaksi
27 January 2026 19:57

Para pekerja membersihkan salju dari peron di stasiun kereta api Berlin Central di Berlin, Jerman, Senin (26/1/2026). (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Para pekerja membersihkan salju dari peron di stasiun kereta api Berlin Central di Berlin, Jerman, Senin (26/1/2026). (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Badai musim dingin kedua diperkirakan akan melanda Eropa utara. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Badai musim dingin kedua diperkirakan akan melanda Eropa utara. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Sistem transportasi dan listrik telah terganggu oleh salju lebat dan kondisi beku. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Sistem transportasi dan listrik telah terganggu oleh salju lebat dan kondisi beku. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Badai Chandra diperkirakan akan bergerak ke Eropa barat laut pada Senin malam dan Selasa pagi. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Badai Chandra diperkirakan akan bergerak ke Eropa barat laut pada Senin malam dan Selasa pagi. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Akibat salju trem di Berlin menginformasik melalu papan digital ‘Tidak Ada Jalur yang Beroperasi’. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Akibat salju trem di Berlin menginformasik melalu papan digital ‘Tidak Ada Jalur yang Beroperasi’. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Peringatan cuaca oranye dikeluarkan untuk wilayah tenggara Swedia, dengan perkiraan salju hingga 30 sentimeter. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Peringatan cuaca oranye dikeluarkan untuk wilayah tenggara Swedia, dengan perkiraan salju hingga 30 sentimeter. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Salju lebat juga diperkirakan terjadi di Denmark dan Polandia, yang telah mengeluarkan peringatan kuning. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Salju lebat juga diperkirakan terjadi di Denmark dan Polandia, yang telah mengeluarkan peringatan kuning. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Para pekerja membersihkan salju dari peron di stasiun kereta api Berlin Central di Berlin, Jerman, Senin (26/1/2026). (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Badai musim dingin kedua diperkirakan akan melanda Eropa utara. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Sistem transportasi dan listrik telah terganggu oleh salju lebat dan kondisi beku. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Badai Chandra diperkirakan akan bergerak ke Eropa barat laut pada Senin malam dan Selasa pagi. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Akibat salju trem di Berlin menginformasik melalu papan digital ‘Tidak Ada Jalur yang Beroperasi’. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Peringatan cuaca oranye dikeluarkan untuk wilayah tenggara Swedia, dengan perkiraan salju hingga 30 sentimeter. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Salju lebat juga diperkirakan terjadi di Denmark dan Polandia, yang telah mengeluarkan peringatan kuning. (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Bloomberg, Badai musim dingin kedua diperkirakan akan melanda Eropa utara setelah sistem transportasi dan jaringan listrik sebelumnya terganggu akibat salju lebat serta suhu beku.

Badai Chandra diperkirakan bergerak ke Eropa barat laut pada Senin malam hingga Selasa pagi dengan membawa angin kencang dan potensi banjir di sejumlah wilayah Inggris dan Irlandia, serta kemungkinan salju hingga 20 sentimeter di daerah dataran tinggi.

Kantor Meteorologi Inggris mengeluarkan peringatan angin amber untuk Irlandia Utara dengan kecepatan hembusan angin mencapai 75 mil per jam atau sekitar 121 kilometer per jam. Peringatan hujan amber juga diberlakukan di wilayah Devon selatan, Dorset, Somerset, dan Cornwall tenggara dengan curah hujan diperkirakan hingga 80 milimeter.

Badai Chandra terjadi setelah badai musim dingin sebelumnya memicu peringatan cuaca merah di Jerman. Lembaga prakiraan cuaca pemerintah DWD memperkirakan salju setebal 20 sentimeter akan turun di wilayah selatan dan tengah negara tersebut.

Akumulasi salju pada panel surya di Jerman diperkirakan membatasi pembangkitan listrik di beberapa daerah pada hari Senin, menurut ahli meteorologi MetDesk, Matthew Dobson. Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan kenaikan harga gas alam Eropa yang berlanjut akibat menurunnya kapasitas ekspor LNG di pusat distribusi Amerika karena badai musim dingin besar di Amerika Serikat.

Peringatan cuaca tingkat oranye juga dikeluarkan untuk wilayah tenggara Swedia, dengan prakiraan salju hingga 30 sentimeter dari Senin sore hingga Selasa. Lembaga prakiraan cuaca nasional Swedia, SMHI, memperingatkan potensi terjadinya pemadaman listrik dan mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah kecuali jika benar-benar diperlukan.

Salju lebat juga diperkirakan turun di Denmark dan Polandia, yang telah mengeluarkan peringatan cuaca tingkat kuning. Peringatan cuaca musim dingin lainnya turut diberlakukan di berbagai wilayah Eropa, mulai dari Skandinavia hingga kawasan Balkan.

(red)