Logo Bloomberg Technoz

Reka Ulang Penembakan Maut Libatkan Petugas Imigrasi Chicago

Redaksi
13 September 2025 19:13

Petugas barang bukti FBI bekerja di lokasi penembakan di Franklin Park, Illinois, AS, Jumat (12/9/2025). (Talia Sprague/Bloomberg)

Petugas barang bukti FBI bekerja di lokasi penembakan di Franklin Park, Illinois, AS, Jumat (12/9/2025). (Talia Sprague/Bloomberg)

Seorang pria ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) saat razia keimigrasian.. (Talia Sprague/Bloomberg)

Seorang pria ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) saat razia keimigrasian.. (Talia Sprague/Bloomberg)

Ia ditembak saat berusaha melarikan diri dengan mobil dan menyeret seorang petugas yang berupaya menangkapnya. (Talia Sprague/Bloomberg)

Ia ditembak saat berusaha melarikan diri dengan mobil dan menyeret seorang petugas yang berupaya menangkapnya. (Talia Sprague/Bloomberg)

Pria yang tewas diketahui tidak memiliki izin tinggal resmi dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. (Talia Sprague/Bloomberg)

Pria yang tewas diketahui tidak memiliki izin tinggal resmi dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. (Talia Sprague/Bloomberg)

Insiden ini mengancam akan mengobarkan ketegangan antara pemerintahan Trump dan pemimpin Demokrat negara bagian tersebut. (Talia Sprague/Bloomberg)

Insiden ini mengancam akan mengobarkan ketegangan antara pemerintahan Trump dan pemimpin Demokrat negara bagian tersebut. (Talia Sprague/Bloomberg)

Presiden Donald Trump telah sering menyerang Wali Kota Chicago yang dipandang sebagai calon presiden potensial tahun 2028. (Talia Sprague/Bloomberg)

Presiden Donald Trump telah sering menyerang Wali Kota Chicago yang dipandang sebagai calon presiden potensial tahun 2028. (Talia Sprague/Bloomberg)

Petugas barang bukti FBI bekerja di lokasi penembakan di Franklin Park, Illinois, AS, Jumat (12/9/2025). (Talia Sprague/Bloomberg)
Seorang pria ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) saat razia keimigrasian.. (Talia Sprague/Bloomberg)
Ia ditembak saat berusaha melarikan diri dengan mobil dan menyeret seorang petugas yang berupaya menangkapnya. (Talia Sprague/Bloomberg)
Pria yang tewas diketahui tidak memiliki izin tinggal resmi dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. (Talia Sprague/Bloomberg)
Insiden ini mengancam akan mengobarkan ketegangan antara pemerintahan Trump dan pemimpin Demokrat negara bagian tersebut. (Talia Sprague/Bloomberg)
Presiden Donald Trump telah sering menyerang Wali Kota Chicago yang dipandang sebagai calon presiden potensial tahun 2028. (Talia Sprague/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Seorang pria ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) saat razia keimigrasian di wilayah Chicago pada Jumat (12/9/2025).

Dia ditembak saat berusaha melarikan diri dengan mobil dan menyeret seorang petugas yang berupaya menangkapnya.

“Dia mengikuti pelatihannya, menggunakan kekuatan yang tepat, dan menegakkan hukum dengan benar untuk melindungi publik dan penegak hukum,” kata Asisten Sekretaris Tricia McLaughlin tentang penembakan tersebut, yang menurut otoritas federal terjadi di Chicago. 

Biro Investigasi Federal (FBI) menyampaikan bahwa insiden berlangsung di Franklin Park, wilayah pinggiran kota Chicago yang dekat dengan Bandara Internasional O’Hare.

Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri, petugas yang terseret mengalami beberapa luka dan kini dalam kondisi stabil. Pria yang tewas diketahui tidak memiliki izin tinggal resmi dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

(red)