Menurutnya, distribusi cabai harus segera dilakukan tanpa menunggu hari besar seperti Imlek. Untuk mendukung distribusi, Ketut menekankan pentingnya Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dari daerah sentra di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Barat menuju Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta. Fasilitas itu bertujuan untuk menekan biaya logistik dan menjaga keterjangkauan harga.
“Sehingga kita bisa pastikan harga cabai mengalami tren penurunan,” ungkapnya.
Berdasarkan Panel Harga Bapanas pukul 11.50 WIB, harga rerata cabai rawit merah tembus Rp74.010/kg atau naik 29,84% dari harga acuan yang ditetapkan di rentang Rp40.000/kg - Rp57.000/kg.
Bahkan harga cabai rawit merah di Jakarta tembus Rp100.000/kg sementara di Jawa Barat berada di level Rp90.333/kg dan di Kepulauan Bangka Belitung mencapai Rp101.105/kg.
(lav)
































