Logo Bloomberg Technoz

Sokongan Donald Trump Bawa Harga Batu Bara Naik 2 Hari Beruntun

Hidayat Setiaji
13 February 2026 11:03

Pusat Data dan Batu Bara Membantu Meningkatkan Emisi AS pada Tahun 2025 (Bloomberg)
Pusat Data dan Batu Bara Membantu Meningkatkan Emisi AS pada Tahun 2025 (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara melesat pada perdagangan kemarin. Dengan begitu, harga si batu hitam genap naik dua hari beruntun.

Pada Kamis (12/2/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang dihargai US$ 116,1/ton. Melonjak 1,04% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga komoditas ini pun resmi naik dua hari berturut-turut. Dalam dua hari tersebut, harga bertambah 1,31%.


Kabar dari Amerika Serikat (AS) sepertinya menjadi angin segar buat batu bara. Pemerintahan Presiden Donald Trump menegaskan bakal menggelontorkan dana US$ 175 juta untuk memperbaiki enam Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan memerintahkan Departemen Pertahanan membeli listrik dari berbagai PLTU lainnya.

“Kami akan membeli batu bara melalui militer. Ini akan menjadi lebih murah dan efektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tegas Trump di Gedung Putih, seperti dikutip dari Bloomberg News.