Adapun rincian distribusi lalinnya, Jasa Marga mencatat untuk arah timur yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 85.483 kendaraan atau naik 33,2% dari lalin normal. Lalu, yang menuju arah Bandung lewat GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, totalnya terdapat 94.472 kendaraan atau meningkat 22,3% dari lalu lintas normal.
Jasa Marga juga melaporkan total lalin yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 179.955 kendaraan atau naik 27,3% dari lalu lintas normal. Selanjutnya untuk arah barat, mereka mencatat lalin yang keluar dari Jabotabek menuju arah Merak lewat GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 110.268 kendaraan atau meningkat 7,4% dari lalu lintas normal.
Sementara itu, untuk arah selatan, Jasa Marga mencatat total kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 88.712 kendaraan atau naik 3,1% dibandingkan lalin normal. “Pada Sabtu, 14 Februari 2026 libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 lalu lintas keluar Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat 200.088 kendaraan atau meningkat 18,39% dari lalin normal, dengan distribusi lalin didominasi kendaraan menuju timur sebesar 48,5%, arah barat sebesar 27,7% dan arah selatan sebesar 23,8%,” ujar Rivan.
Dia pun mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk mengantisipasi potensi kepadatan dengan menghindari jalur-jalur favorit serta ruas tol menuju destinasi wisata yang diperkirakan bakal mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
"Pengaturan waktu perjalanan dan pemilihan rute alternatif dinilai menjadi langkah penting guna menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan," ujarnya.
(ain)



























