Logo Bloomberg Technoz

Trump Hidupkan Lagi PLTU, Bisakah Industri Batu Bara AS Bangkit?

News
13 February 2026 11:20

Flames rise from a heap of red hot coke coal./Bloomberg-Andrey Rudakov
Flames rise from a heap of red hot coke coal./Bloomberg-Andrey Rudakov

Will Wade, Ari Natter, dan Jennifer A. Dlouhy - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Donald Trump kembali melakukan upaya besar untuk memperkuat industri pembangkit listrik tenaga batu bara Amerika Serikat (AS) yang makin menyusut.

Dia akan menggunakan dana pemerintah sebesar US$175 juta untuk meningkatkan enam pembangkit dan meminta Departemen Pertahanan untuk membeli listrik dari pembangkit lainnya.


Meskipun langkah-langkah yang diumumkan pada Rabu (11/2/2026) itu kemungkinan akan memperpanjang umur beberapa generator, upaya tersebut masih jauh dari hal utama yang dibutuhkan untuk mengembangkan kapasitas batu bara baru, yakni; meyakinkan investor swasta untuk mengambil risiko finansial — dan politik.

“Ketika ayunan politik dapat menghancurkan investasi baru di pembangkit dan tambang baru, Anda tidak akan mendapatkan banyak investasi,” kata Kevin Book, direktur pelaksana di ClearView Energy Partners yang berbasis di Washington.