Dilatih menggunakan model bahasa visi Qwen3-VL milik Alibaba, RynnBrain tersedia di platform seperti Hugging Face dan GitHub dalam berbagai versi, mulai dari versi dengan 2 miliar parameter hingga versi campuran ahli yang lebih efisien.
Model ini dirancang sebagian untuk digunakan di bidang di mana China dan AS bersaing untuk menjadi dominan. Beijing telah menekankan robotika, termasuk robot humanoid, sebagai salah satu pilar utama dari rencana strategis untuk mendominasi kecerdasan buatan fisik atau physical AI dan merombak sektor-sektor mulai dari manufaktur hingga perhotelan.
Banyak perusahaan di China sebagian besar fokus pada AI open-source, berbeda dengan pendekatan AS yang menjaga teknologi terdepan. Strategi open-source dalam AI fisik — yang hingga kini terutama terbatas pada rilis dari institusi akademik seperti Universitas Stanford dan Universitas California, Berkeley — dapat mendorong developer dan peneliti di seluruh dunia untuk menyempurnakan teknologi tersebut, mengikis kepemimpinan Barat.
(bbn)































