Langkah serupa juga akan dilakukan di sektor pupuk. Dony menyebut, saat ini grup pupuk memiliki sekitar 47 anak perusahaan, yang ke depan akan dikonsolidasikan sehingga hanya tersisa beberapa entitas yang benar-benar fokus pada produksi pupuk.
“Anak perusahaan pupuk ini juga akan habis semua karena akan terjadi konsolidasi,” katanya.
Perombakan juga akan dilakukan di sektor semen. Danantara akan melakukan konsolidasi dengan menutup 17 anak perusahaan semen sebagai bagian dari penataan struktur usaha.
Dony menegaskan, seluruh BUMN akan menghadapi proses perombakan serupa, termasuk pada tahun ini, sebagai bagian dari penyelesaian berbagai persoalan pengelolaan BUMN.
“Saya harus sampaikan ini kepada publik supaya publik mengetahui bahwa kita sedang menyelesaikan seluruh problematika pengelolaan BUMN ini,” ujarnya.
(dhf)






























