Logo Bloomberg Technoz

KPK Cek Pelarian Bos Blueray: Rusak Barang Bukti?

Dovana Hasiana
10 February 2026 15:35

Ilustrasi PT Blueray Cargo (Diolah)
Ilustrasi PT Blueray Cargo (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan tengah mendalami rute pelarian Pemilik PT Blueray John Field yang kabur dalam operasi tangkap tangan terduga pelaku tindak pidana korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Meski sudah menyerahkan diri, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, lembaga antirasuah tetap mendalami kemungkinan John Field bertemu dengan saksi kunci berkaitan dengan bukti yang dimiliki selama pelarian tersebut. 

"Ya itu salah satunya juga yang kita sedang dalami seperti itu. Tadi kan, bertemu dengan para saksi, mungkin juga terkait dengan bukti-bukti yang bersangkutan miliki. Hal tersebut di waktu itu yang kita sedang dalami," ujar Asep kepada awak media, dikutip Selasa (10/2/2026). 


Dalam pemeriksaan sebagai tersangka, Asep mengatakan penyidik akan menanyakan aktivitas yang dilakukan John selama pelariannya. Asep mengaku khawatir karena John baru menyerahkan diri ke KPK selama lebih dari 24 jam usai operasi senyap. Menurutnya, lembaga antirasuah tak menghendaki jeda waktu pelarian itu digunakan oleh John untuk memindahkan bukti dan menganggu proses penyidikan yang tengah berlangsung.

Selain John, KPK menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam perkara ini. Tiga di antaranya merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Mereka adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) 2024–Januari 2026 Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC) Sisprian Subiaksono; dan Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC) Orlando Hamonangan.