Logo Bloomberg Technoz

Namun sejak menyentuh rekor tertinggi pada Kamis pekan lalu, aksi profit taking rasanya begitu masif. Akhir pekan lalu, harga emas ambrol 9% dalam sehari,

Pekan ini, fluktuasi harga emas begitu tinggi. Anjlok hampir 5% pada Senin, melesat 6% lebih pada Selasa, naik terbatas pada Rabu, dan jatuh lagi pada Kamis.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

“Reli harga emas yang begitu ekstrem memang memunculkan risiko koreksi yang ekstrem pula. Sepertinya semua orang mengikuti tren yang sama dalam waktu bersamaan. Kita melihat ini terjadi di emas,” tegas Mark Dowding, CEO RBC BlueBay Asset Management, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana kira-kira prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas menghuni area bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 48.

RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Namun RSI emas belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.

Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 1. Jauh di bawah 20, sangat jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas kemungkinan bisa bangkit. Target resisten terdekat adalah US$ 4.792/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5.

Kemudian US$ 4.809/troy ons akan menjadi pivot point. Jika tertembus, maka ada harapan harga emas bisa terdongkrak dengan target paling optimistis di US$ 5.234/troy ons.

Namun kalau harga emas malah turun lagi, maka US$ 4.732/troy ons sepertinya akan menjadi target support terdekat. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga emas ke rentang US$ 4.687-4.543/troy ons.

Target paling pesimistis ada di US$ 4.225/troy ons.

(aji)

No more pages