Logo Bloomberg Technoz

Aksi jual saham teknologi mencerminkan kekhawatiran lebih lanjut di kalangan investor mengenai valuasi teknologi, tingkat pengeluaran yang tinggi, dan potensi AI menggerus model bisnis perangkat lunak yang sudah mapan.

"Ada dua sudut pandang di sini: gelas setengah penuh dan gelas setengah kosong," kata Kyle Rodda dari Capital.com. "Di satu sisi, saham teknologi berpotensi memiliki valuasi terlalu tinggi. Di sisi lain, kekuatan pasar semakin meluas, pertanda membaiknya fundamental ekonomi."

Masa Sulit bagi Saham Perangkat Lunak. (Bloomberg)

Bitcoin berfluktuasi di dekat US$73.000, di mana para trader bertaruh bahwa mata uang kripto terpopuler di dunia ini akan turun di bawah US$65.000. Obligasi pemerintah AS bervariasi, di mana obligasi jangka pendek menguat. Imbal hasil obligasi dua tahun turun dua basis poin, sedangkan obligasi 10 tahun berakhir satu basis poin lebih tinggi. Dolar AS menguat 0,3%.

Tanda-tanda momentum di balik aksi jual saham teknologi semakin jelas. ETF iShares MSCI USA Momentum Factor anjlok 3,7%, sedangkan portofolio Goldman Sachs Group Inc yang bertaruh pada saham-saham momentum berisiko tinggi dan posisi jual pada saham-saham sebaliknya anjlok 9,8%.

"Berita saham-saham perangkat lunak semakin memburuk setiap hari," kata Matt Maley dari Miller Tabak. "Namun, terlepas dari ke mana arah dalam jangka menengah dan panjang, mereka siap mengalami rebound yang bagus dalam waktu dekat. Investor harus berhati-hati terhadap taruhan negatif dalam jangka pendek."

Di Asia, data yang akan dirilis meliputi inflasi Filipina, Thailand, dan Taiwan, penjualan ritel Singapura, dan produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Di Jepang, pelaku pasar menunggu penjualan obligasi bertenor 30 tahun.

Yen melemah 0,7% menjadi sekitar 157 per dolar pada Rabu, pound dan euro juga melemah menjelang keputusan suku bunga yang akan diumumkan Kamis sore. Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England diperkirakan akan mempertahankan level suku bunga saat ini.

Di AS, penyedia jasa mencatat pertumbuhan terkuat beruntun sejak 2024 karena aktivitas bisnis meningkat meski lapangan kerja hampir tidak bertambah. Meski perusahaan menambah lebih sedikit pekerja daripada perkiraan, data terbaru menunjukkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terbatas.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping membahas isu perdagangan dan ketegangan geopolitik, termasuk Taiwan, dalam panggilan telepon pada Rabu menjelang pertemuan tatap muka yang direncanakan akhir tahun ini.

Di pasar komoditas, harga minyak naik karena laporan yang saling bertentangan tentang status pembicaraan nuklir antara AS dan Iran mengaburkan prospek apakah Washington akan melanjutkan serangan militer. Harga emas tetap di bawah US$5.000.

Beberapa pergerakan utama di pasar:

Saham

Hang Seng turun 1,2% pada pukul 07.10 waktu Tokyo
S&P/ASX 200 turun 0,2%

Mata Uang

Indeks Dolar Spot Bloomberg naik 0,3%
Euro sedikit berubah ke level US$1,1805
Yen Jepang sedikit berubah menjadi 156,81 per dolar
Yuan offshore sedikit berubah menjadi 6,9408 per dolar
Dolar Australia sedikit berubah menjadi US$0,6996

Kripto

Bitcoin turun 0,9% menjadi US$71.977,35
Ether turun 1,2% menjadi US$2.098,84

Obligasi

Imbal hasil obligasi Australia 10 tahun turun dua basis poin menjadi 4,85%

Komoditas

Emas spot naik 0,4% menjadi US$4.964,93 per troy ons

(bbn)

No more pages