Harga Minyak Dunia Tak Menentu, Penjualan EV Berpotensi Naik
Redaksi
15 March 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gejolak geopolitik di Timur Tengah kembali membuat harga minyak dunia bergerak tak menentu. Kondisi ini berpotensi mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap biaya bahan bakar berbasis minyak.
Pengamat Otomotif ITB, Yannes Pasaribu menyebut jika pemerintah memilih opsi untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak secara signifikan, maka akan terjadi situasi pasar yang memaksa transisi ke Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Battery Vehicle (BEV).
“Harga unit EV berisiko naik tipis akibat kenaikan kurs yang menekan biaya impor komponen, tetapi daya tariknya justru menguat sebagai asuransi terhadap volatilitas harga energi fosil tersebut,” kata Yannes kepada Bloomberg Technoz, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, konsumen moderat kemungkinan besar akan bergeser ke HEV sebagai solusi hemat tanpa hambatan pengisian daya dan bakal menjadikannya pemenang volume untuk jangka pendek.
“Tapi, jika harga minyak terus liar, BEV bakal menjadi benteng finansial paling rasional, Intinya, krisis ini berpotensi mengubah narasi otomotif dari sekadar gaya hidup yang green menjadi strategi bertahan hidup finansial yang nyata bagi keluarga Indonesia,” tambahnya.





























