Pabrikan mobil ini mengatakan ingin meningkatkan pengiriman ke pasar di luar China sebesar hampir 25% — pilar bisnis yang semakin penting yang membantu BYD mengalahkan Tesla Inc. sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia.
Ekspor mencapai 100.482 unit pada Januari, kata BYD. Analis memperkirakan penjualan total BYD akan pulih menjadi lebih dari 5 juta unit tahun ini dari 4,6 juta unit tahun lalu.
Akan tetapi, persaingan tetap sengit di pasar domestiknya seiring dengan kemajuan perusahaan seperti Geely Automobile Holdings Ltd. dan Zhejiang Leapmotor Technology Co.
Pejabat China pun terus berupaya menghentikan pemotongan harga agresif yang telah mendukung permintaan EV dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini berpeluang akan mendorong BYD untuk fokus pada penawaran teknologinya pada produk terbaru.
BYD dinilai mengandalkan merek premiumnya, Denza dan Yangwang, untuk meningkatkan harga jual secara rerata.
(bbn)





























