Logo Bloomberg Technoz

IHSG Turbulensi Hebat, Saham-saham Ini Paling Merana

Muhammad Julian Fadli
28 January 2026 18:51

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kumpulan saham–saham infrastruktur atau IDX Infrastructures (IDXINFRA) mengalami pelemahan paling dalam saat IHSG mengalami turbulensi dan ditutup amblas 7,35% di posisi 8.320,55 pada tutup perdagangan Rabu (28/1/2026) dan sempat terjadi Trading Halt siang tadi.

IDXINFRA mengalami penurunan 10,15% dan berada di level 2.525,2. IDXINFRA berada di posisi paling buncit dengan pelemahan terdalam setelah pelemahan IDXENERGY (–8,98%) dan IDXTECHNO (–7,55%).

Beberapa penghuni IDXINFRA seperti saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) amblas hingga Auto Reject Bawah yang mencapai ARB titik terendah 15% ke level Rp1.190/saham. Saham unggulan lain, saham PT XLSmart Tbk (EXCL) drop 14,9% ke Rp3.820/saham, dan saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) jatuh 14,9% ke Rp13.425/saham.

Penutupan Saham CDIA pada Rabu 28 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Begitu juga dengan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang amblas 14,7%, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 12,6%. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terpeleset 11,9% hingga menjadi pemberat IHSG.

Pelemahan IDXINFRA tidak lepas berkaitan dengan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang resmi mengaktifkan mode Trading Halt saat perdagangan siang tadi kala IHSG amblas amat dalam mencapai 8%.