Logo Bloomberg Technoz

Trading Halt Usai IHSG Drop 8%, Ini Deretan Pemicunya

Muhammad Julian Fadli
28 January 2026 14:13

Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Turbulensi dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin dalam. IHSG telah ambles 8% sehingga perdagangan di Bursa Saham harus dihentikan sementara (Trading Halt).

Siang hari ini, Rabu, 28 Januari 2026 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (Trading Halt) sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan IHSG mencapai 8%.

IHSG Trading Halt Usai Ambles 8% (Bloomberg)

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ambles dengan kehilangan 718,44 poin atau ambles mencapai 8% ke level 8.261,78 pada perdagangan Sesi II berlangsung, Rabu (28/1/2026).


Pada pembukaan perdagangan pagi tadi IHSG juga langsung ambles 6,53%, turbulensi makin dalam pada perdagangan siang hari hingga 8% lebih secara point–to–point.

Adapun rentang perdagangan sepanjang hari pada area level 8.596,17, dan titik terendah siang ini mencapai 8.261,78.