Logo Bloomberg Technoz

Kepala BPOM Ungkap Bahaya Ketergantungan Whip Pink

Dinda Decembria
28 January 2026 14:20

Tabung gas nitrous oxide (N2O) yang dikenal sebagai ‘Whip Pink’. (Tangkapan layar Instagram @whippink.co)
Tabung gas nitrous oxide (N2O) yang dikenal sebagai ‘Whip Pink’. (Tangkapan layar Instagram @whippink.co)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyoroti dampak kesehatan serius yang dapat muncul ketika produk Whip Pink disalahgunakan. 

Produk yang sejatinya digunakan untuk kebutuhan kuliner itu belakangan ramai dibicarakan warganet karena dikaitkan dengan praktik inhalasi ilegal demi mendapatkan efek mabuk singkat.

Taruna menjelaskan, BPOM telah melakukan evaluasi terkait fenomena tersebut. Menurutnya, penyalahgunaan Whip Pink dapat menimbulkan efek euforia sekaligus memicu ketergantungan, seperti ketergantungan psikologis


“Ya, kita sudah mengevaluasinya. Karena dia memberikan efek euforia, efek ketergantungan, minimal ketergantungan psikologis,” ujar Taruna di Jakarta Pusat, Rabu (28/1).

Ia menegaskan bahwa whip cream charger atau produk sejenis mengandung Nitrous Oxide (N2O), gas yang dalam konteks kuliner memang lazim digunakan untuk menciptakan tekstur lembut dan berbuih pada krim kocok maupun minuman.