Logo Bloomberg Technoz

Perry Yakin Ekonomi RI 2026 di Atas 5%: Berhenti Wait and See

Pramesti Regita Cindy
28 January 2026 13:10

Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan meningkat dan mendekati level 6%, seiring kinerja ekonomi yang dinilai solid sepanjang 2025.

Maka itu, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta seluruh pelaku ekonomi, khususnya sektor perbankan dan dunia usaha, untuk menghentikan sikap menunggu dan mengamati atau wait and see dan mulai bergerak lebih agresif pada tahun ini demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pertumbuhan kami perkirakan akan meningkat. Setelah tahun 2025 sekitar 4,7% sampai 5,5%, tahun 2026 ini kami perkirakan pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,9% sampai 5,7%. Dengan titik tengah adalah 5,3%," kata Perry dalam Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Rabu (28/1/2026). 


Tren penguatan tersebut diperkirakan nya juga akan berlanjut pada 2027, dengan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1% hingga 5,9%, dan titik tengah mencapai sekitar 5,5%. 

Selain pertumbuhan, Perry juga menegaskan komitmen Bank Indonesia bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Inflasi pada 2026 hingga 2027 diproyeksikan tetap terkendali di level 2,5% dengan kisaran plus minus 1%.