Ia menegaskan bahwa kebijakan MSCI tidak berkaitan langsung dengan kinerja emiten atau kondisi fundamental ekonomi Indonesia. MSCI, kata Hendra, menyoroti persoalan transparansi struktur kepemilikan saham dan keandalan data free float sebagai alasan utama di balik kebijakan pembekuan tersebut.
Meskipun Bursa Efek Indonesia telah melakukan sejumlah perbaikan, investor global menilai langkah tersebut belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran terkait konsentrasi kepemilikan dan potensi transaksi yang terkoordinasi.
Sebagai bagian dari kebijakan interim freeze yang berlaku segera, MSCI menahan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, tidak menambahkan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes, serta meniadakan kenaikan segmen ukuran saham, termasuk perpindahan dari kategori Small Cap ke Standard.
Dampaknya, potensi aliran dana dari ETF dan reksa dana indeks global menjadi tertahan, sementara saham-saham yang sebelumnya diharapkan naik kelas kehilangan katalis positif.
Meski demikian, Hendra menekankan bahwa keputusan tersebut bersifat sementara dan tidak berarti MSCI langsung menurunkan bobot Indonesia.
“Intinya, ini tidak semata-mata langsung dikurangi bobotnya, hanya tidak ditambah,” jelasnya.
Dari sisi jangka menengah, pasar juga mencermati pernyataan MSCI yang membuka kemungkinan peninjauan ulang aksesibilitas pasar Indonesia apabila hingga Mei 2026 tidak terdapat perbaikan signifikan dalam transparansi.
Opsi yang dapat dipertimbangkan MSCI mencakup penurunan bobot Indonesia di indeks Emerging Markets hingga potensi perubahan klasifikasi pasar. Namun, skenario tersebut masih bersifat potensi dan akan bergantung pada kemajuan perbaikan yang dilakukan otoritas pasar.
Hendra menilai tekanan yang terjadi saat ini lebih mencerminkan krisis sentimen akibat isu tata kelola, bukan indikasi melemahnya fundamental ekonomi nasional. Ia menyebut, selama tidak terjadi penurunan bobot secara langsung, pasar masih memiliki ruang untuk pulih seiring munculnya katalis positif dan kejelasan langkah perbaikan.
(dhf)




























