MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham RI, Berlaku Efektif Segera
Recha Tiara Dermawan
28 January 2026 09:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi membekukan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia di indeksnya setelah menuntaskan proses konsultasi global terkait penilaian free float dan investability pasar saham domestik. Keputusan ini berlaku efektif segera dan mencakup seluruh perubahan indeks, baik yang berasal dari peninjauan indeks maupun aksi korporasi.
Dalam hasil konsultasi tersebut, MSCI mencatat sebagian investor global menerima penggunaan Monthly Holding Composition Report milik Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan.
Namun demikian, mayoritas investor masih menyampaikan kekhawatiran terhadap keandalan klasifikasi pemegang saham dalam data tersebut. Investor menilai informasi yang tersedia belum sepenuhnya mencerminkan struktur kepemilikan yang sebenarnya, sehingga menyulitkan penilaian tingkat free float saham Indonesia secara akurat.
MSCI juga menilai perbaikan minor yang telah dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait data free float belum menyentuh persoalan mendasar investability. Investor global menyoroti keterbatasan transparansi struktur kepemilikan, risiko konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi, serta potensi transaksi terkoordinasi yang dinilai dapat mengganggu proses pembentukan harga yang wajar di pasar.
“Atas kondisi tersebut, MSCI menegaskan perlunya data kepemilikan yang lebih granular, transparan, dan dapat diverifikasi, termasuk pemantauan terhadap kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi, guna memperkuat penilaian free float,” tulis MSCI dalam ringkasan sikapnya yang juga dirangkum oleh Kiwoom Research, Rabu (28/1/2026).



























