Purbaya sebelumnya juga menyatakan akan melakukan rotasi besar-besaran terhadap seluruh pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dalam beberapa hari ke depan.
Purbaya mengatakan, rotasi tersebut akan menyasar kepada sejumlah pejabat mulai dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), termasuk Kepala Pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia.
"Di Bea Cukai, saya akan kasih kejutan drastis, mungkin beberapa hari lagi, saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen, di sekelilingnya. Kepala Pelabuhan, saya ganti semua," ujar Purbaya dalam acara Indonesia Fiscal Forum (IFF).
Hal ini dilakukan sebagai upaya memberi pesan terhadap seluruh pegawai otoritas kepabeanan untuk bekerja secara maksimal dari maraknya praktik underinvoicing yang menyebabkan penerimaan negara tidak optimal.
Selain itu, juga sejalan dengan penekanan dan optimalisasi tiga pilar penerimaan negara lewat pajak, bea cukai, termasuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang kerap lalai.
"Saya akan ganti dari bawah ke atas. Ini message untuk teman-teman. Dua minggu selesai. Kita punya harapan, tapi perlu shock therapy supaya mereka kerja lebih keras," kata dia.
"Segala kebocoran kita tutup semaksimal mungkin. Nanti defisit anggaran akan kita kurangi semaksimal mungkin dengan perbaikan kerja bea cukai dan pajak."
(ell)




























