Logo Bloomberg Technoz

Pasar Kadung Cemas Meski Purbaya Berwacana Utak-atik Anggaran MBG

Dityasa Hanin Forddanta
12 March 2026 09:30

Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto
Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto

Bloomberg Technoz, Jakarta - Persepsi pasar akan defisit APBN imbas meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah sudah telanjur terbentuk, meski Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyiapkan skenario efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika defisit benar-benar terjadi.

Persepsi itu tecermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belum sepenuhnya balik arah, hingga belum mampu sepenuhnya menutup gap yang terjadi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/3/2026).

Pada Senin, IHSG ditutup melemah 3,27% ke level 7.337,37. Namun, sebelum penutupan sore harinya, indeks sempat anjlok hingga lebih dari 5% ke level 7.156,68.


Penurunan itu bertepatan dengan makin memanasnya tensi geopolitik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran, hingga mengerek harga minyak di hari itu.

Sehari setelahnya, Selasa (10/3/2026), kepanikan sedikit mereda. IHSG berhasil ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91. Alih-alih melanjutkan penguatan, IHSG justru kembali kehilangan kemampuannya menutup gap, meski sudah ada penegasan soal efisiensi MBG dari Purbaya.