Logo Bloomberg Technoz

Menurutnya, salah satu risiko utama penyebaran Nipah adalah keterlambatan deteksi kasus. Jika penanganan awal tidak cepat, penularan nosokomial atau penularan di fasilitas pelayanan kesehatan berpotensi terjadi dan memperluas wabah.

“Pasien Nipah dapat menularkan virus ke tenaga kesehatan maupun pasien lain di rumah sakit. Ini yang harus benar-benar dicegah,” kata Dicky.

Ia juga menyoroti lemahnya komunikasi risiko dari pemerintah di sejumlah negara yang kerap memperburuk situasi wabah. Informasi yang tidak jelas, terlambat, atau menenangkan secara berlebihan dinilai dapat menurunkan kewaspadaan masyarakat dan tenaga kesehatan.

Lebih lanjut, Dicky menyebut virus Nipah sebagai ancaman yang bersifat stabil karena hampir setiap tahun muncul di beberapa wilayah endemis. Meski kasusnya tidak selalu besar, tingkat kematiannya relatif tinggi sehingga tetap menjadi perhatian serius dunia kesehatan.

Bahaya Nipah, menurut Dicky, dapat meningkat apabila virus tersebut terus beradaptasi dan menjadi lebih efisien dalam menular antarmanusia. Kondisi ini berpotensi mengubah pola penyebaran yang selama ini masih terbatas.

“Karena itu, penguatan surveilans, deteksi dini, dan komunikasi risiko yang transparan sangat penting agar Nipah tidak berkembang menjadi krisis kesehatan yang lebih luas,” pungkasnya.

(dec)

No more pages