Menurut Nanik, pelibatan UMKM serta petani, peternak, dan nelayan kecil menjadi bagian penting dari tujuan MBG untuk menggerakkan perekonomian rakyat.
Presiden Prabowo Subianto, kata dia, sejak awal menekankan agar program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Penyelenggaraan MBG wajib memprioritaskan produk dalam negeri dan melibatkan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, koperasi desa/kelurahan Merah Putih, serta BUMDesa,” kata Nanik.
Sebagai Ketua Harian Tim Koordinasi 17 kementerian dan lembaga pelaksana MBG, Nanik menambahkan bahwa SPPG seharusnya aktif membina para pemasok lokal agar mampu memenuhi standar kualitas pangan.
Ia juga meminta para mitra menjalankan program MBG dengan pendekatan kemanusiaan, bukan semata-mata berorientasi bisnis.
“Laksanakan program MBG dengan nurani, jangan hanya sekadar business oriented,” pungkasnya.
(dec)





























