Oleh karena itu, dia kembali meminta para garda terdepan penerimaan pajak negara untuk bekerja secara maksimal, sekaligus berharap tidak berperilaku menyimpang yang dapat membuat bocornya pendapatan negara.
"Saya yakin dengan teman-teman yang lebih baik nanti ke depan, harusnya target pajak kita masih bisa dicapai. Saudara semua memimpin unit di garis depan, disitu wajib pajak datang, dunia usaha datang, disitu kepercayaan negara dipertaruhkan," tutur dia.
Saat memberi pesan itu, Purbaya juga sekaligus melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya wilayah Jakarta Utara (KPP Jakut). Oknum di kantor wilayah ini sebelumnya terjerat kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi.
Kasus tersebut diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada sejumlah pejabat pajak di lingkungan KPP Madya Jakut pada Sabtu (10/1/2026) lalu.
(ibn/roy)





























