Logo Bloomberg Technoz

Biarpun risiko geopolitik cenderung mereda, ketidakpastian global belum sepenuhnya hilang. Tercermin dari harga emas yang bertahan di atas US$4.900/troy ons. 

“Pasar hari ini akan mencermati keputusan suku bunga BoJ serta rilis M2 Money Supply Indonesia sebagai katalis arah selanjutnya,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HMSP, AADI, dan SRTG.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas memaparkan secara teknikal IHSG masih ditutup di bawah MA-5 dan MACD berpotensi membentuk death cross. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji level support di 8.850-8.950.

“Keputusan RDG untuk mempertahankan BI Rate tetap, serta pernyataan BI yang tidak akan ragu melakukan intervensi terhadap rupiah, menjadi faktor-faktor yang mendorong penguatan rupiah. Dari domestik akan dirilis data M2 Money Supply Desember 2025,” mengutip riset Phintraco.

Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, kembali menguatnya bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti CPO, timah, emas, batu bara, serta gas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Sementara itu antisipasi investor terhadap hasil konsultasi indeks MSCI dan berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.

“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.920–8.850 dan resisten 9.065-9.135,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ADRO, TLKM, EXCL, TINS, AMMN, dan INDY.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh penurunan tensi dagang dan geopolitik di global, serta menguatnya nilai tukar rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah GJTL, INTP, dan MNCN.

“Ada kemungkinan IHSG melanjutkan pelemahan menuju support MA–20 di 8.900, disusul MA–50 sampai dengan Lower Parallel Channel di sekitar 8.681-8.750,” sebut analisis Panin Sekuritas, yang mencermati area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.

(fad/aji)

No more pages