Harga Minyak Stabil Usai Ketegangan Greenland Mereda
News
22 January 2026 07:15

Yongchang Chin - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia bergerak stabil seiring meredanya ketegangan geopolitik terkait isu Greenland. Di saat yang sama, para pelaku pasar terus memantau berbagai persoalan pasokan, mulai dari Kazakhstan hingga Venezuela.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas US$60 per barel setelah kenaikan tipis pada Rabu (21/1), sementara Brent ditutup mendekati level US$65. Sentimen positif ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menahan diri dari pengenaan tarif terhadap Eropa terkait isu pulau Arktik tersebut, seraya menyebut bahwa kerangka kesepakatan potensial telah tercapai.
Meski tensi geopolitik mereda, masalah pasokan masih membayangi prospek pasar. Dalam laporan terbarunya pada Rabu, Badan Energi Internasional (IEA) tetap mempertahankan pandangannya bahwa pasokan akan melampaui permintaan dengan selisih yang lebar tahun ini, meskipun lembaga tersebut sedikit menaikkan estimasi pertumbuhan permintaan.
Sementara itu, terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) bersiap untuk beroperasi kembali, yang akan mendorong volume pemuatan minyak lebih tinggi. Kondisi ini terjadi tepat saat pasokan minyak dari Venezuela mulai kembali masuk ke pasar global usai intervensi AS.






























