Detail Menu MBG Ramadan dan Proses Pembagiannya
Dinda Decembria
21 January 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah anggapan bahwa menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan menggunakan makanan ultra-prosesed food (UPF).
Dadan menjelaskan, selama Ramadan makanan MBG memang dirancang agar tidak cepat basi karena sebagian besar siswa berpuasa. Namun, ketahanan makanan tersebut tidak berarti menggunakan produk ultra-proses.
“Untuk Ramadan, makanan yang kami berikan tidak yang cepat rusak, tapi tidak yang ultra-proses,” ujar Dadan di rapat dengar Komisi IX, Selasa (20/1).
Ia mencontohkan, sejumlah produk olahan sederhana masih diperbolehkan selama memenuhi standar gizi dan keamanan pangan. Produk tersebut antara lain abon, telur rebus, telur pindang, serta makanan olahan masyarakat yang mampu bertahan hingga 12 jam.
“Misalnya abon masih boleh, telur rebus, telur pindang, atau produk olahan masyarakat yang bisa tahan sampai 12 jam,” katanya.





























