Logo Bloomberg Technoz

“Perlu disampaikan bahwa 21.102 SPG yang sudah beroperasi itu 100% dibiayai oleh mitra. Belum ada uang negara yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur fisik SPG,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, MBG menargetkan perluasan jumlah unit layanan secara signifikan. Dadan menyebut, di wilayah aglomerasi diperkirakan akan beroperasi sekitar 28.000 SPG, sementara di daerah terpencil direncanakan sebanyak 8.617 SPG agar akses layanan gizi semakin merata.

Dari sisi penerima manfaat, program MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta orang dan diproyeksikan tercapai pada pertengahan tahun. 

Selain itu, total porsi makan yang disalurkan sepanjang 2026 diperkirakan mencapai sekitar 21 miliar porsi.

“Di tahun 2026, kami juga fokus pada peningkatan mutu layanan melalui akreditasi dan sertifikasi SPG,” kata Dadan. Sertifikasi tersebut akan dibagi dalam kategori Unggul atau A, Sangat Baik atau B, dan Baik atau C.

Sebelumnya, hingga 16 Januari 2026, realisasi anggaran MBG tercatat sebesar Rp17,39 triliun dari alokasi anggaran MBG Rp268 triliun.

Selain itu, terdapat anggaran non-MBG sekitar Rp7 triliun yang dialokasikan untuk anggaran sistem & tata kelola Rp145 miliar, anggaran promosi, edukasi, kemitraan dan pemberdayaan masyarakat Rp338 miliar, serta pemantauan dan pengawasan termasuk afirmasi BPOM Rp801 miliar.

Di luar anggaran tersebut, dukungan manajemen mencapai sekitar Rp12 triliun yang mencakup belanja operasional dan  belanja pegawai Rp7 triliun lebih. Lalu, megiatan Strategis dukungan MBG Rp4 triliun.

Dadan optimistis realisasi anggaran yang cepat ini akan memperkuat efektivitas program Makan Bergizi Gratis sepanjang 2026.

(dec/spt)

No more pages