Instruksi Presiden Soal Insiden Kecelakaan Pesawat ATR 43-500
Dovana Hasiana
19 January 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi mengenai kecelakaan pesawat ATR 43-500 yang hilang kontak (lost contact) saat melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada akhir pekan lalu.
Prasetyo mengatakan Kepala Negara sudah menerima informasi tersebut saat memimpin rapat terbatas. Pada saat itu, Prabowo langsung memerintahkan kepada seluruh jajaran terkait untuk sesegera mungkin melakukan pencarian. Bila telah ditemukan titik koordinat di mana pesawat tersebut mengalami musibah, Prabowo memerintahkan untuk secepatnya melakukan evakuasi.
"Alhamdulillah, seluruh jajaran kita monitor bergerak dengan cepat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan [Basarnas], Tentara Nasional Indonesia [TNI] dan Kepolisian Republik Indonesia [Polri] beserta dengan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan telah bergerak cepat dan telah menemukan titik di mana lokasi jatuhnya pesawat," ujar Prasetyo kepada awak media, Senin (19/1/2026).
"Ini juga terbantu oleh adanya informasi dari masyarakat yang melihat dan mendengar ada ledakan. Sekali lagi, kami turut berduka cita dan kita terus memonitor untuk semua proses dilakukan secepat-cepatnya."
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan serpihan pesawat di Gunung Bulusaraung yang berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Lokasi tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan berdekatan dengan posko Basarnas terdekat.





























