Logo Bloomberg Technoz

Investasi tersebut naik sekitar 40% dibandingkan periode 2021-2025.

China adalah produsen, konsumen, dan importir batu bara terbesar dunia. Perkembangan di sana akan sangat mempengaruhi pembentukan harga.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana perkiraan harga batu bara untuk pekan ini? Apakah bisa naik lagi atau malah berbalik ke jalur koreksi?

Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), batu bara menempati zona bullish. Tercermin dari relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 52.

RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang berada di posisi bullish. Namun RSI batu bara belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.

Adapun indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 69. Menghuni area beli (long) yang kuat.

Lalu indikator Average True Range (ATR) 14 hari ada di 2. Artinya, kemungkinan volatilitas harga batu bara tidak terlalu tinggi.

Untuk perdagangan minggu ini, harga batu bara rasanya masih akan bergerak terbatas. Target resisten terdekat ada di kisaran US$ 109-110/ton.

Sementara target support terdekat ada di level US$ 106-105/ton.

(aji)

No more pages