Logo Bloomberg Technoz

Melalui unggahan di platform X pada Rabu lalu, Steve Witkoff menjelaskan bahwa fase kedua ini menargetkan "transisi dari gencatan senjata menuju demiliterisasi, pemerintahan teknokratis, dan rekonstruksi." Witkoff juga melontarkan ancaman terhadap Hamas dengan "konsekuensi serius" jika tidak "patuh sepenuhnya" terhadap kewajiban pelucutan senjata.

Pengumuman ini merupakan langkah awal sebelum komposisi Dewan Perdamaian yang lebih luas diresmikan dalam beberapa minggu ke depan. Saat ini, AS terus berupaya mendorong Israel dan Hamas masuk ke tahap selanjutnya dari 20 poin proposal perdamaian Trump yang sebelumnya berhasil mengamankan gencatan senjata.

Meski kesepakatan gencatan senjata telah dicapai sejak pertengahan Oktober lalu, implementasinya di lapangan masih kerap diwarnai oleh bentrokan dan serangan udara.

Prospek perdamaian yang permanen pun masih diliputi ketidakpastian. Hamas hingga kini masih menolak untuk melucuti senjata sebagai bagian dari proses yang dipimpin AS tersebut. Selain itu, kelompok yang didukung Iran ini juga belum mengembalikan sisa jenazah sandera terakhir dari serangan Oktober 2023—sebuah poin krusial dalam fase pertama rencana Trump.

Sebelumnya, Trump telah mengumumkan pembentukan dewan ini melalui media sosial pada Kamis lalu tanpa merinci daftar anggotanya. “Saya bisa katakan dengan pasti bahwa ini adalah Dewan Terhebat dan Paling Bergengsi yang pernah dibentuk kapan pun dan di mana pun,” ujar Trump.

(bbn)

No more pages