Purbaya Respons Pelemahan Rupiah, Sebut 2 Minggu akan Kuat Lagi
Sultan Ibnu Affan
14 January 2026 10:36

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah sejak awal tahun ini, bahkan sempat ke level terlemah sepanjang masa, yakni menyentuh kisaran Rp16.878/US$.
Purbaya meyakini nilai tukar rupiah akan kembali menguat dalam dua pekan ke depan. Optimisme tersebut diutarakan di tengah upaya pemerintah yang saat ini mencoba mendongkrak ekonomi dalam negeri, dengan target pertumbuhan sebesar 6%.
"Dua minggu ini [akan menguat]," ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta. "Kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya rupiah kan menguat juga hampir otomatis. Kenapa? Karena modal-modal asing akan masuk. Mereka akan masuk ke tempat yang negara yang menjanjikan pertumbuhan yang lebih tinggi," sambungnya menegaskan.
Selain itu, kata Purbaya, potensi penguatan kembali rupiah ke depan juga akan dipengaruhi oleh sentimen pengusaha dalam negeri yang biasanya kerap menaruh dana di luar negeri.
Dengan begitu, dia memperkirakan pada pengusaha Indonesia akan kembali berbisnis di dalam negeri. "Orang Indonesia yang naruh uangnya di sana keluar negeri juga akan balik. Dia akan berbisnis di sini. Karena orang Indonesia gak bisa berbisnis di luar negeri. Mereka gak biasa bersaing sehat di sana," kata dia.































