Logo Bloomberg Technoz

Pemulihan Bitcoin Diusik Aksi AS-Israel ke Iran, Harga Kini Rp1 M

Redaksi
02 March 2026 06:00

Bitcoin melemah akibat pasar cemas pasca serangan AS-Israel ke Iran. (Diolah)
Bitcoin melemah akibat pasar cemas pasca serangan AS-Israel ke Iran. (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Akhir pekan yang menegangkan tidak hanya terjadi di kawasan Timur Tengah, melainkan juga merambat pada aktivitas perdagangan di aset digital. Bitcoin sebagai acuan sempat anjlok di bawah level US$63.000. Bagaimana arah perdagangan pada awal pekan di bulan Maret 2026?

Perdagangan dalam 24 jam terakhir  masih dalam tren negatif meski sempat kembali ke level US$68.043 pada Minggu (1/3/2026) pagi waktu Indonesia. Pemulihan BTC yang diharapkan pedagang diganggu oleh  kemelut AS dan Israel bersama Iran - berujung dengan kematian Ayatollah Ali Khamenei.

Penyerangan Sekutu Barat dengan sasaran utama Pemimpin Tertinggi Iran tersebut, membuat Timur Tengah menjadi penuh ketidakpastian, termasuk risiko konflik yang menyebar pada Selat Hormuz, jalur strategis yang bisa menentukan arah perdagangan di pasar secara luas.


Iran sendiri telah membalas wilayah-wilayah di Israel, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, dengan janji memperbesar eskalasi serangan khususnya pada pangkalan militer di sekitar Hormuz.

Menurut Lale Akoner, analis pasar di eToro, pertimbangan geopolitik dan kondisi makro secara berimbang akan mempengaruhi pergerakan Bitcoin ke depan. Kondisi yang ia gambarkan “bersifat terukur dan teknis, bukan sistemik,” terang Akoner dalam laporan riset, Senin.