Logo Bloomberg Technoz

Deretan Saham yang Dorong IHSG ke Zona Hijau, Ada yang Naik 19%

Muhammad Julian Fadli
13 January 2026 17:28

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menguat 0,72% di posisi 8.948 pada penutupan perdagangan Selasa (13/1/2026) usai bergerak fluktuatif sejak pembukaan pagi tadi. Saham PT Merdeka Battery Materials (MBMA) jadi pendorong laju penguatan IHSG.

Adapun IHSG sempat berada di zona merah sesaat dan langsung rebound ke zona hijau dengan cepat, rentang pergerakan terjadi di level 8.956 sampai dengan terendahnya 8.841.

Penutupan IHSG Sesi II pada Selasa 13 Januari 2026 (Bloomberg)

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp33,54 triliun dari sejumlah 62,92 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 3,8 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada penguatan 348 saham, dan sebanyak 327 saham terjadi pelemahan. Sisanya 131 saham stagnan.

Saham–saham barang baku, saham perindustrian, dan saham properti menjadi pendorong utama laju penguatan IHSG dengan kenaikan 2,67%, 2,11%, dan 1,77%. Disusul oleh menguatnya saham konsumen primer sebesar 0,74%.