Lucy In The Sky SCBD disebut menyimpan jutaan kenangan yang dibagikan oleh teman dan keluarga Lucy. Setiap giliran kerja, tantangan, malam panjang, hingga pagi hari telah membentuk jiwa tempat ini. Meski pintu rooftop kini tertutup, perasaan kebersamaan, koneksi yang terjalin, dan kenangan yang tercipta diyakini akan terus hidup melalui orang-orang yang pernah menjadi bagiannya.
“Menutup bab ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya setiap perjalanan memiliki waktu dan tujuannya,” tulis manajemen.
Lucy In The Sky SCBD menutup pernyataannya dengan rasa syukur atas 14 tahun kepercayaan, momen, dan kenangan, seraya menegaskan bahwa kenangan itu akan selalu tinggal.
"Selama lebih dari satu dekade, Lucy In The Sky SCBD bukan sekadar tempat berkumpul. Rooftop ini menjadi ruang di mana orang kembali malam demi malam, tahun demi tahun. Kunjungan pertama kerap berubah menjadi rutinitas, sementara momen-momen berharga terjadi secara alami—ada yang riuh, ada yang hening, dan ada pula yang tak terlupakan dengan cara yang sulit dijelaskan.
Lucy In The Sky SCBD tumbuh bersama orang-orang yang mengisinya,"tutupnya.
(dec)






























