Pejabat The Fed masih berbeda pendapat mengenai seberapa besar penurunan suku bunga tahun ini, setelah memangkas tiga perempat poin persentase pada tiga pertemuan terakhir. Semakin banyak yang mendukung untuk mempertahankan suku bunga, setidaknya hingga mereka melihat lebih banyak data tentang inflasi dan lapangan kerja.
Dalam perkiraan untuk tahun 2026, proyeksi median dari para pembuat kebijakan adalah penurunan seperempat poin persentase. Investor mengharapkan setidaknya dua kali.
Miran telah menyerukan pemotongan suku bunga yang agresif sejak September, ketika ia mengambil cuti dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih untuk mengisi posisi anggota Dewan Gubernur The Fed yang berakhir bulan ini.
"Ada sekitar satu juta warga Amerika yang tidak memiliki pekerjaan, yang bisa mendapatkan pekerjaan tanpa menyebabkan inflasi yang tidak diinginkan," tegas Miran.
Di Bawah Netral
Miran mengulangi argumennya bahwa kebijakan saat ini masih jauh di atas perkiraannya untuk netral, yaitu tingkat di mana suku bunga tidak menstimulus maupun menghambat ekonomi. Namun, strategi kebijakannya untuk 2026 akan menurunkan suku bunga bahkan di bawah tingkat tersebut.
Ditanya tentang sikap tersebut, Miran mengatakan hal itu tepat karena The Fed telah begitu lama mempertahankan suku bunga pada level terlalu tinggi.
"Jika kita tidak mempertahankan kebijakan, menurut saya, terlalu ketat selama setahun terakhir, maka tidak perlu memberikan akomodasi semacam itu," ujarnya.
Miran mengatakan masih belum jelas apakah ia akan tetap di bank sentral setelah masa jabatannya berakhir. Banyak pengamat The Fed memperkirakan Presiden Donald Trump akan mengisi kursi Miran saat ini dengan menunjuk calon anggota Dewan Gubernur berikutnya.
Namun, kursi lain mungkin akan kosong jika Jerome Powell meninggalkan The Fed setelah masa jabatannya sebagai gubernur berakhir pada Mei.
"Saya tidak tahu apa-apa tentang masa depan saya. Saya tidak keberatan," tukas Miran.
(bbn)




























