"Sentimen pasar membaik karena beberapa faktor terjadi bersamaan," kata Billy Leung, ahli strategi investasi dari Global X Management. "Visibilitas kebijakan meningkat lebih awal dari biasanya, posisi pasar sangat ringan menjelang akhir tahun, dan ada tanda-tanda awal bahwa sebagian sektor ekonomi, terutama manufaktur, mulai stabil."
Volume perdagangan di pasar domestik naik menjadi sekitar 2,8 triliun yuan (US$400,6 miliar), tertinggi sejak pertengahan September, sementara pinjaman yang diambil investor untuk membeli saham mendekati rekor tertinggi.
Reli pada Selasa (6/1/2026) terjadi di tengah hari yang kuat di pasar global, di mana berbagai indeks mencapai rekor tertinggi baru, meski ketegangan di Amerika Latin meningkat. Saham teknologi, khususnya terkait dengan rantai pasokan AI, tetap menjadi fokus.
Namun, reli ini mulai menunjukkan tanda-tanda overheating. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14 hari, indikator momentum, pada Indeks Shanghai Composite naik di atas 75 pada Selasa, memasuki zona overbought teknikal untuk kali pertama sejak awal September. Indeks CSI 300 juga mendekati level tersebut, yang terakhir kali ditembus pada Oktober.
Namun, kekhawatiran tersebut untuk saat ini tertutupi oleh keyakinan investor bahwa masih ada potensi kenaikan ke depan.
Sejumlah besar perusahaan terkait AI di dalam negeri mungkin akan menjaga sentimen tetap positif, setelah dua debut perdagangan luar biasa sukses bulan lalu. Di antaranya ChangXin Memory Technologies Inc dan Yangtze Memory Technologies Co, yang masing-masing mungkin menargetkan valuasi sebesar 200 miliar yuan hingga 300 miliar yuan.
Optimisme seputar AI China semakin meningkat tahun ini, didorong oleh makalah DeepSeek yang menguraikan pendekatan pengembangan lebih efisien dan meningkatnya popularitas aplikasi video AI Kuaishou Technology secara internasional.
"Saya pikir DeepSeek sedang membuat terobosan, dan banyak perusahaan AI China lainnya juga melakukan terobosan," beber Hao Hong, Kepala Investasi Lotus Asset Management, kepada Bloomberg TV. Likuiditas terus meningkat, menciptakan lingkungan positif yang kondusif untuk mengambil risiko.
Seiring dengan kenaikan harga saham, investor juga menarik diri dari obligasi pemerintah China, mendorong imbal hasil obligasi 10 tahun naik dua basis poin menjadi 1,88%. Yuan offshore meningkat 0,1% menjadi sekitar 6,98 per dolar, mendekati level terkuat sejak Mei 2023.
(bbn)






























