Sementara itu, OpenAI mengakuisisi io sekitar US$6,5 miliar atau setara dengan Rp108,9 triliun (asumsi kurs Rp16.759/US$). Akan tetapi, transaksi itu dilakukan sepenuhnya dalam bentuk saham sehingga tak ada perpindahan uang tunai.
Kabarnya, perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman tersebut sedang mengerjakan dua produk lainnya, salah satunya perangkat audio portabel yang bisa dibawa pengguna untuk bepergian. Perangkat hardware ini bakal dipasarkan sebagai “third-core device”, yang berarti perangkat ketiga guna pelengkap laptop dan smartphone.
Beberapa pihak lain telah mencoba upaya serupa, namun gagal menambahkan perangkat ketiga itu ke dalam kehidupan masyarakat, termasuk yang teranyar yaitu pin AI. Artinya, belum bisa dipastikan OpenAI bakal berhasil atau tidak dalam proyek rahasia ini.
(wep)






























