Dia hanya menegaskan akan menangani kebocoran gas tersebut dengan cepat demi menjaga produksi minyak Blok Rokan, terlebih produksi siap jual atau lifting minyak dalam APBN 2026 ditetapkan sebanyak 610.000 barel per hari (bph).
“Ya, untuk awal tahun itu perlu kita pulihkan ya, karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610.000 bph. Jadi kita harus buru-buru agar pipa ini segera bisa tersambung,” tegas dia.
Insiden kebocoran pipa gas milik TGI terjadi di jalur pipa Grissik—Duri yang berada di Desa Batu Ampar, Indragiri Hilir, Riau.
Dalam kesempatan itu, anggota komite BPH Migas Erika Retnowati mengatakan kebocoran pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sore.
Erika mengungkapkan saat ini perbaikan pipa gas tersebut sedang dilakukan dan diharapkan bisa kembali beroperasi pada Rabu (7/1/2026).
“Terdapat kebocoran pipa gas pada 2 Januari yang saat ini tengah diperbaiki dan diharapkan bisa dapat segera beroperasi pada 7 Januari 2026,” kata Erika dalam kesempatan yang sama.
Sekadar catatan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan mencatatkan lifting minyak di Blok Rokan hingga akhir 2024 sebanyak 58 juta barel. Keseluruhan minyak tersebut disalurkan ke kilang domestik milik Pertamina.
Sejak alih kelola WK Rokan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) ke Pertamina pada 9 Agustus 2021, PHR mencatatkan 1.539 tajak sumur baru. Per akhir 2024, PHR menghasilkan produksi di atas 160.000 barel minyak per hari.
Adapun, rata-rata produksi Blok Rokan adalah sekitar 160.500 barel per hari, atau sekitar 24% dari produksi nasional pada akhir Juli 2021, sebelum alih kelola dari Chevron ke Pertamina.
Pada 2023, Blok Rokan berhasil menyalip capaian produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip Blok Cepu yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Menurut SKK Migas, produksi minyak Blok Rokan mencapai 167.000 barel per hari, sedangkan Blok Cepu 140.000 barel per hari per akhir 2023.
Pada medio 2024, Kementerian ESDM mencatat Blok Rokan mampu menyumbang produksi minyak tertinggi di Indonesia yakni sebanyak 161.623 barel per hari.
(azr/wdh)































