Logo Bloomberg Technoz

Rp1 T Terserap, Pramono Tunggu Tambahan lagi untuk Bank Jakarta

Pramesti Regita Cindy
06 January 2026 05:30

Karyawan memberikan informasi kepada nasabah saat peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin (5/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Karyawan memberikan informasi kepada nasabah saat peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin (5/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya masih menunggu realisasi tambahan likuiditas pemerintah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk Bank Jakarta. 

Hal ini lantaran dana penempatan sebelumnya sebesar Rp1 triliun diklaim telah habis disalurkan dan terbukti terserap cepat oleh sektor produktif, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM. 

"Jadi sesuai pembicaraan pada saat Pak Menteri Keuangan [Purbaya Yudhi Sadewa] ke Balai Kota waktu itu, recananya Rp10 triliun [disalurkan], kemudian saya minta kalau bisa sampai Rp20 triliun," kata Pramono di Jakarta, Senin (5/1/2025). 


"Sekarang yang Rp1 triliun sudah habis, [jadi] kami menunggu, mudah-mudahan janjinya segera datang," sambungnya. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menjelaskan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah yang disalurkan kepada pihaknya sebesar Rp1 triliun, telah habis diserap dalam waktu hanya satu minggu.