Logo Bloomberg Technoz

“Impor non-migas dari Jepang mencapai US$13,28 miliar dan didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan share 21,70% dan tumbuh 5,76% secara c-to-c” kata Pudji.

Sementara itu, kendaraan dan bagiannya masih punya kontribusi cukup besar terhadap impor Jepang yakni sebesar US$1,93 miliar atau sebesar 14,55% terhadap keseluruhan impor Jepang. Namun, berbanding terbalik dengan China, impor kendaraan Jepang mencatatkan penurunan 9,22%.

Komoditas besi dan baja berkontribusi terhadap 13,55% terhadap seluruh impor negeri sakura ke Indonesia atau sebesar US$1,8 miliar.

“Impor non-migas dari Amerika Serikat mencapai US$8,93 miliar dan didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan share 18,36% dan tumbuh 16,25% secara c-to-c.” kata Pudji. Impor mesin dan peralatan mekanis dari Amerika Serikat ini mencapai US$1,64 miliar.

Impor biji dan buah mengandung minyak Amerika Serikat tercatat sebesar US$0,92 miliar atau sebesar 10,33% terhadap seluruh impor AS ke Indonesia. Sementara itu, untuk mesin dan perlengakan elektrik dan bagiannya tercatat sebesar US$0,88 miliar atau sebesar 9,84% terhadap impor non-migas AS ke Indonesia.

(ell)

No more pages