Logo Bloomberg Technoz

China Jadi Pengimpor Terbesar RI, Impor Kendaraan Naik 48%

Sultan Ibnu Affan
05 January 2026 14:50

Petugas memeriksa mobil listrik impor BYD di IPCC Terminal Kendaraan, Selasa (16/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas memeriksa mobil listrik impor BYD di IPCC Terminal Kendaraan, Selasa (16/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa China, masih menjadi negara pengimpor non-migas terbesar ke Indonesia pada periode Januari hingga November 2025.

“Sepanjang Januari hingga November 2025, tiga besar negara asal impor adalah Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat dengan share sekitar 52,87% dari total ekspor non-migas Indonesia pada Januari hingga November 2025.” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Senin (5/1/2025).

BPS mencatat impor non-migas China ke Indonesia ini mencapai US$77,52 miliar atau berkontribusi ke 41,1% terhadap seluruh impor komoditas-komoditas tersebut ke Indonesia.


Mesin/peralatan mekanis dan bagiannya menyumbang 22,75% terhadap seluruh impor non-migas negeri tirai bambu tersebut dengan nilai sebesar US$17,63 miliar. Mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya mencatat jumlah impor sebesar US$16,97 miliar atau ekuivalen dengan 16,97% dari seluruh impor negara tersebut ke Indonesia.

Impor kendaraan dan bagiannya terkatrol cukup tajam pada periode ini. Secara cummulative-to-cummulative (c-to-c), impor kendaraan dari China terkerek sebesar 48,56% ke angka US$4,37 miliar di periode Januari hingga November 2025 ini atau berkontribusi terhadap 5,64% impor China.