China Kecam Keras Serangan Militer AS ke Venezuela
News
04 January 2026 09:00

Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah China menyatakan rasa "sangat terkejut" atas serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (3/1) malam, juru bicara Kementerian Luar Negeri China menyampaikan kecaman keras. "China mengutuk keras penggunaan kekuatan militer AS secara terang-terangan terhadap negara berdaulat dan tindakan terhadap presidennya," tulis pernyataan tersebut. “Tindakan hegemoni AS tersebut sangat melanggar hukum internasional dan kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di Amerika Latin serta kawasan Karibia. China dengan tegas menentangnya.”
China—yang merupakan pembeli minyak terbesar sekaligus kreditur utama Venezuela—kini menyusul deretan negara berhaluan kiri lainnya seperti Brasil, Rusia, Kolombia, Meksiko, dan Kuba yang telah lebih dulu mengecam aksi militer AS. Sebelum serangan Sabtu terjadi, Beijing telah berulang kali menawarkan dukungan kepada rezim Maduro di tengah meningkatnya tekanan dari pemerintahan Trump.
"Kami mendesak AS untuk mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam PBB, dan segera menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan serta keamanan negara lain," tegas Kemenlu China.




























